Teknologi yang Membantu Pengemudi Parkir Mobil

Parkir merupakan teknik yang wajib dikuasai oleh setiap pengemudi mobil.

Namun, tidak semua orang mahir dalam memarkirkan kendaraan.

Salah satu kesulitan yang paling umum adalah saat memundurkan kendaraan.

Banyak pengemudi yang sulit atau gagal memprediksi jarak buritan mobil dengan halangan di belakangnya.

Akibatnya bumper belakang atau pintu bagasi sering berciuman dengan tembok, pohon, atau bahkan mobil lain.

Makanya banyak pabrikan mobil seperti Toyota menciptakan berbagai teknologi yang membantu pengemudi untuk parkir.

Teknologi bantu parkir yang paling sederhana dari Toyota adalah back sonar alias sensor parkir atau sensor mundur.

Sensor mundur ini bahkan juga terdapat di Toyota Calya, Toyota Agya, dan Toyota Avanza.

Sensor mundur ini mendeteksi penghalang di belakang kendaraan ketika mundur.

Buzzer akan berbunyi untuk menginformasikan pengemudi dan orang di sekitar kendaraan bahwa adanya penghalang.

Selain itu, terdapat juga perubahan bunyi buzzer untuk menginformasikan perkiraan jarak antara kendaraan ke penghalang.

Contohnya pada jarak 1,3-1 meter bunyi buzzer terputus-putus dengan interval panjang, jarak 1- 0,5 meter bunyi buzzer terputus-putus dengan interval pendek, dan pada jarak 0,5 meter atau kurang buzzer berbunyi terus-menerus.

Kalau di Toyota Fortuner dan C-HR enggak cuma dibekali sensor parkir, tapi juga kamera parkir atau bahasa kerennya rear view monitor.

Jadi saat Anda memasukan gigi mundur, maka otomatis layar head unit akan menampilkan gambar kondisi yang ada di belakang mobil.

Namun, teknologi-teknologi canggih itu hanya sekadar membantu pengemudi saja.

Teknik dasar untuk parkir tetap wajib dikuasai oleh pengemudi.

Berikut tips parkir mundur dan parkir pararel.

Parkir Mundur

1. Arahkan mobil Anda sedekat mungkin ke sisi ruang parkir dan sejajarkan pilar B sebagai patokannya dengan garis ruang parkir.

2. Jalankan mobil perlahan sambil memutar setir menjauhi ruang parkir hingga bumper belakang sejajar dengan sisi depan mobil lain yang sudah terparkir.

3. Setelah itu masukan tuas transmisi ke gigi mundur dan mulai mundur perlahan sambil memutar ke arah berlawanan hingga mentok.

4. Kemudian balas setir atau luruskan setir ketika pilar B atau bahu Anda sejajar bumper depan mobil yang berada di kiri dan kanan.

Parkir Pararel

1. Cari lokasi parkir yang jaraknya 1,5 kali panjang mobil Anda, kemudian dekatkan mobil di depan dan beri jarak sekitar 50-60 cm.

2. Sejajarkan bumper belakang mobil dengan bumper belakang mobil di sebelah kiri atau kanan depan ruang parkir yang dituju.

3. Masukan tuas transmisi ke gigi mundur, dan lihat kondisi di sekitar mobil sebelum memulai manuver mundur.

4. Putar setir full ke arah ruang parkir, mundurkan mobil perlahan hingga 45 derajat atau pilar B sejajar dengan bumper belakang mobil depan.

5. Lakukan counter steering saat pilar A atau engsel pintu depan sejajar dengan bumper belakang mobil yang terparkir.

Sumber : oto.detik.com